1. Karena Kadang kita sama-sama Berpikir: "Ah.. mungkin dia lagi sibuk..”
3. Akhirnya Muncul Pemikiran : Ngapain Sich Gw yang Hubungi dia Duluan….
Kalau sudah begini, Cinta kasih dalam Persahabatan itu Sudah Berkurang. .
Alhasil Tidak ada lagi hubungan…
semuanya Jadi lupa.
Itu menjadi alasanku, kenapa aku mencoba memasukkan tulisan kecil ini ke dalam blogku, semoga kita tidak terlalu mudah melupakan teman kita.
Mudah-mudahan kita tidak mau menjadi orang seperti yang disebutkan di atas…
Posted by
irman
at
4:37 AM
7 Kesalahan yang Harusnya Tidak Dilakukan Di Usia 20 Tahunan
Usia 20 Tahunan adalah usia transisi paling penting dalam hidup kita.
Perpindahan gejolak dari era sekolahan ke era karir, menuntut kita untuk
cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada. Keputusan yang kita ambil
saat ini – diusia 20 tahunan – tidak hanya berpengaruh untuk jangka
panjang saja, tapi juga untuk masa depan kita jauh kedepan.
Apakah anda ingin membuat usia 20 tahunan anda menjadi usia monumental
untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup anda? Ataukah anda ingin
bersenang senang dan membiarkannya berlalu begitu saja? Apapun
pilihannya, semua tergantung anda.
Tapi satu yang pasti, usia
20 tahunan adalah usia yang sangat krusial, setiap rencana yang anda
tulis, setiap keputusan yang anda buat dan setiap langkah yang anda
pilih, akan berpengaruh jauh ke masa depan anda.
Berikut ini hal-hal yang seharusnya tidak anda lakukan ketika berusia 20 Tahunan.
1. Bekerja Hanya untuk Uang, Bukan Membangun Impian
Jangan pernah mencari kenyamanan anda ketika masih muda. Masa muda
harusnya anda gunakan untuk mencari tantangan sebanyak mungkin,
membangun road map menuju cita cita yang anda impikan.
Terkadang
pekerjaan dengan tawaran gaji yang cukup besar menghampiri, tapi
permasalahannya adalah apakah anda benar benar menikmati pekerjaan yang
akan anda geluti itu?
Sebagai contoh jika anda seorang sarjana seni,
apakah anda akan menerima pekerjaan sebagai seorang akuntan dengan gaji
yang besar? Padahal jelas-jelas bahwa dunia akuntansi bukanlah dunia
anda.
Ok, mungkin di hari ini pekerjaan sebagai seorang seniman
masih tidak menghasilkan apa-apa, dan pekerjaan sebagai akuntan dapat
langsung mendatangkan pendapatan bulanan, tapi apakah anda yang seorang
seniman mampu membohongi diri selamanya dengan bekerja sebagai seorang
akuntan?
Jika John Lennon memutuskan untuk bekerja di pabrik
daripada terus-menerus bermain musik tanpa di bayar di awal karirnya,
akankah The Beatles ada saat ini?
Kembali lagi, semua ini masalah proses. Nikmatilah prosesnya.
2. Tergesa-Gesa Dalam Jatuh Cinta
Mungkin bagi anda yang baru saja lulus dari dunia kampus, pasti mulai
berinisiatif bahwa inilah saatnya mencari tambatan hati yang tepat untuk
menjalin rumah tangga bersama. Toh orang tua anda pun juga mendukung
langkah anda ini. Apalagi jika undangan sweet seven teen telah lama
berganti menjadi undangan pernikahan dari beberapa kolega dekat kita.
Permasalahannya apakah anda akan langsung mengumbar cinta anda begitu
bebas dari dunia perkuliahan dan mulai meniti jenjang karir?
Alih-alih fokus mengejar tambatan hati yang tepat, lebih baik kita fokus untuk memperbaiki kualitas diri.
Percayalah, lelaki yang baik akan selalu diperuntukkan untuk wanita yang baik pula.
3. Tetap Kekanak-Kanakan
Diusia peralihan awal 20 tahunan, sering kali kita masih terlihat
“kekanakan” dihadapan rekan kerja kita yang lebih tua. Kita masih sering
becanda tidak pada tepatnya hingga masih mengedepankan ego daripada
professionalitas.
Being child like is good, seperti halnya anak
kecil yang selalu ingin belajar banyak hal dan kreatif. But being
childish? NO! Bukan sebuah kebanggan lagi di usia anda jika apa-apa
masih minta sama orang tua.
Real man use three pedals??? NO!
Real man pakai mobil yang dia beli dengan keringatnya sendiri.
4. Family Comes Second
Kita tahu bahwa di usia 20 tahunan adalah usia dimana kita sedang
semangat-semangatnya mengejar karir kita. Tapi ingat, jangan pernah
lupakan bahwa dibalik kesuksesan anda selalu ada keluarga yang
mendukung. Jangan pernah menomor duakan mereka. Anggaplah kehidupan
keluarga anda saat inilah adalah sebagai ajang latihan sebelum anda
membangun rumah tangga anda dikemudian hari.
Satu lagi yang ingin saya share di poin ini. Anda tahu apa beda The Boy dengan The Man ?
“The Boy comes home cause he need his mommy for giving him some money.
The Man comes home cause he knew that he cares of his mommy.”
5. Tetap di Pekerjaan yang Tidak Mengajarkanmu Apa-apa
Pernah membaca cerita tentang persahabatan antara Ayam dan Elang ?
Pekerjaan yang terasa nyaman dan tanpa tuntutan tidak akan membuat anda
belajar apa-apa. Menjebak anda dalam sebuah kenyamanan semu yang
sepertinya enak, padahal lambat laun kreativitas anda akan tergerus
karena tidak terbiasa dengan berbagai macam tantangan yang baru. Hal ini
mungkin akan membuat senang anda di hari ini, tapi di kemudian hari
ketika kreativitas anda sudah tidak terlatih lagi? Tidak ada salahnya
pergi mencari pekerjaan baru yang akan mengajarkan anda banyak hal.
Sebelum keadaan membuat anda terlalu nyaman tanpa belajar apa-apa.
6. Ikut-ikutan Trend
Anda boleh meyadari tren apa saja yang berkembang hari ini, tapi jangan
pernah terlalu fokus untuk mengikuti suatu tren tersendiri. Jika anda
anda menghabiskan sebagian besar waktu anda hanya untuk mengikuti tren
tertentu saja, kapan anda akan fokus untuk menciptakan tren anda
sendiri?
Ingat! Mereka yang sukseslah yang menciptakan tren itu, bukan para pengikutnya.
7. Selesai Belajar
Kita tahu, kita sudah muak dengan program 12 tahun wajib belajar + 4
tahun kuliah (itupun kalau tidak ngaret). Sudah saatnya kita menutup
buku pelajaran dan fokus bekerja untuk mencari uang. Tapi apakah itu
benar?
Mereka yang sukses tidak pernah berhenti belajar dan belajar
tidak harus di bangku kelas. Dunia ini penuh permasalahan yang sangat
menarik untuk dipelajari jika kita mampu memahaminya.
Ingat, wajib belajar bukan hanya 12 tahun + 4 tahun kuliah. Wajib belajar adalah seumur hidup!
Manfaatkan sebaik mungkin usia 20 Tahunan anda, karena apapun keputusan
yang anda ambil hari ini, akan berdampak jauh ke masa depan anda
Source: Detik.com
Read More......
Posted by
irman
at
1:47 AM
Ya Allah ya Tuhanku yang Maha Rahmaan
Ku lafadzkan AsmaMu di antara nikmat yang besar bagiku
Ku alirkan pada lidahku dzikir pada-Mu
Ku basuh hati bersama alunan tasbihku PadaMu
Ku sucikan jiwa lewat tobatku padaMu
Sekiranya Engkau ijinkan aku berdoa padaMu
Maka Ilhamkan pada ku dzikir dalam lautan cintaMu
Dalam kesendirianku dan kebersamaan denganMu
pada waktu siang maupun malam, dalam suka maupun duka
ketika senang maupun susah, dalam tawa maupun dalam linangan airmata
Sertai aku dengan zikir khafi, Bimbinglah Aku untuk senantiasa melakukan segala sesuatu yang Engkau ridhai, Balaslah aku dengan timbangan yang memadai....
Ya Allah ya Tuhanku yang Maha cinta.....
Kepada-Mu terpaut hati yang dipenuhi cinta
Untuk mengenal-Mu dihimpunkan semua akal yang berbeda
Tidak tenang qalbu kecuali dengan mengingat-Mu
Tidak tenteram jiwa kecuali ketika memandang-Mu...
Engkaulah Yang Ditasbihkan di semua tempat, Yang Disembah di setiap zaman
Yang Maujud di seluruh waktu, Yang Diseru oleh setiap lidah, Yang Dibesarkan dalam setiap hati...
Aku mohon ampun pada-Mu, dari setiap kelezatan tanpa mengingat-Mu
dari setiap ketenangan tanpa menyertai-Mu, dari setiap kebahagiaan tanpa mendekati-Mu
dari setiap kesibukan tanpa menaati-Mu...
Ya Allah ya Tuhanku....
Sungguh maha benarlah firman-Mu
"Hai orang-orang yang beriman berzikirlah kepada Allah dengan zikir
yang banyak bertasbihlah kepada-Nya pagi dan sore (Al-Ahzab: 41-42)
Sungguh maha benarlah firman-Mu, "Ingatlah Aku, niscaya Aku ingat padamu" (Al-Baqarah: 152)
Engkau perintahkan Aku untuk senantiasa mengingat-Mu, Engkau janjikan padaku, ketika aku mengingatmu dalam keadaan Suka maka Engkau akan mengingatku dalam keadaan Duka,
Engkau akan mengingat ku sebagai penghormatan, pemuliaan, dan penyanjungan bagi ku..
Ya Allah ya Tuhanku inilah aku..mengingat-Mu hanya dengan kadarku, bukan kadar-Mu,
namun permohonanku sungguhlah besar dari kadar imanku, Ya Allah.. Penuhi apa yang Kaujanjikan pada ku Wahai Yang Mengingat orang yang mengingat..Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji
Ya Dzakiradz-Dzaakiriin...Ya Arhamar-Rahimiin...
Posted by
irman
at
5:24 PM
Olive merupakan tumbuhan yang lebih dikenal dengan nama zaitun di negara kita. Olive atau zaitun merupakan tumbuhan yang sangat istimewa, tentu saja hal ini bukan dibuat-buat tapi memang karena fakta bahwa namanya diabadikan di dalam kitab suci Alqur’an sehingga tumbuhan ini merupakan tumbuhan yang diberkati.
Suatu ketika saya dan seorang teman saya berjalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan di Melbourne, namanya Box Hill, di sini terdapat pasar buah, buah-buahan disini dilabel dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan banyak jenis buah yang harganya jauh lebih murah dari harga di negara kita. Kami mencoba melihat-lihat berbagai jenis buah dan membeli beberapa jenis yang belum pernah kami makan bahkan ada yang belum pernah kami lihat atau dengar namanya. Kemudian kami beli buah plum, apricot, peach / buah persik, dan nectarine, kami ingin mencicipi semua buah yang belum pernah kami makan sebelumnya. Selanjutnya kami berkeliling lagi, di suatu sudut kami melihat ada tulisan OLIVE, teman saya bertanya apa itu olive, saya katakan bahwa olive itu adalah zaitun. Nama yang indah ini membuat kami penasaran, lebih-lebih sudah sangat sering kita dengar cuma belum pernah melihat dan mencicipinya. Teman saya memutuskan untuk membelinya dan saya beli buah yang lain, nanti saling berbagi untuk sekedar mencicipi. Buah zaitun ini tidak terlalu besar, kira-kira sebesar buah langsat tapi agak lonjong dan berwarna hijau pada saat belum matang.
Setelah selesai kami bayar belanjaan kami, kami cari tempat duduk dan kami coba mencicipi buah-buahan tersebut seperti plum, peach, dll, buah-buahan tersebut sangat lezat rasanya. Kemudian teman saya coba makan buah zaitun, begitu dia gigit, mukanya berubah jadi berkerut dan segera dia keluarkan lagi dari mulutnya, saya penasaran dan bertanya ada apa? Dia bilang buah ini kok pahit kali. Kemudian saya coba juga, ternyata betul bahwa rasanya sangat pahit, sepahit empedu. Banyak orang yang lalu lalang di depan kami, ada di antara mereka yang memerhatikan kami dan tersenyum, mungkin mereka merasa lucu kenapa kami makan buah zaitun seperti itu, ya kami terpaksa cuek saja. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami walaupun sedikit kocak. Rupanya zaitun itu harus diolah dulu sehingga menjadi makanan yang lezat dan minyaknya mempunyai manfaat yang cukup banyak.
Posted by
irman
at
5:30 AM
Di Australia, suasana seperti gambaran di atas hampir tidak mungkin kita jumpai. Jangankan itu, orang ngebut atau saling mendahului pun tidak ada, apalagi sampai menerobos lampu merah, padahal kita tidak pernah melihat ada polisi lalu lintas yang berjaga-jaga di simpang lampu merah sebagaimana yang kita lihat di tempat kita. Apabila ada yang menerobos lampu merah atau memacu kendaraan melebihi kecepatan yang ditentukan, maka tunggu saja polisi akan segera mengejar mereka. Di titik-titik tertentu dipasang kamera untuk memantau laju lalu lintas. Dengan bantuan kamera inilah sehingga tidak perlu ada personel polisi yang berjaga di pinggir atau di simpang-simpang jalan.
Transportasi utama di Victoria adalah bus, tram (baca: trem) dan train (kereta api), sehingga orang kaya dan orang kantoran pun biasanya naik ketiga jenis kendaraan di atas. Mobil pribadi memang banyak tetapi tidak sering digunakan untuk ke kantor atau ke tempat belanja, alasan utamanya adalah karena system transportasi umum yang baik dan memadai serta karena mahalnya biaya parkir. Di kota ini juga tidak akan kita temukan angkot alias labi-labi, bahkan taksi dan sepeda motor juga sangat-sangat jarang kita jumpai. Bus dan kereta api tentu tidak asing lagi bagi kita, kita sangat mengenal kedua jenis alat transportasi ini, walaupun sampai saat ini kereta api belum ada di daerah kita tercinta yaitu Aceh. Kemudian bagaimana dengan tram? Tram adalah kendaraan setengah kereta api dan setengah bus (menurut saya). Pada dasarnya, tram lebih mirip kereta api, dia punya rel sendiri, terpisah dari bus dan terpisah dah kerata api. Tram dioperasikan dengan memakai tenaga listrik seperti kebanyakan kereta api sekarang. Namun demikian, panjang tram itu hanya kira-kira dua kali panjang bus, dan tempat berhentinya juga seperti tempat pemberhentian bus (tidak ada stasiun khusus seperti kereta api). Untuk tempat pemberhentian bus dan tram, mereka punya tempat pemberhentian khusus (halte). Kalau kita mau naik bus atau tram maka kita harus tunggu di halte. Setiap halte punya nomor sendiri, dan disitu kita bisa lihat jadwal bus serta route perjalanannya. Jadi, kita tidak boleh naik dan turun di sembarang tempat.
Di setiap bus dan tram ada tempat khusus untuk orang tua, cacat, dan wanita hamil. Tempat ini biasaya terletak di depan dan ada tulisan priority seat disertai dengan gambar ketiga orang di atas (yaitu tempat duduk yang diprioritaskan untuk orang tua , cacat dan wanita hamil). Di tempat ini kursinya bisa di lipat untuk memberikan ruang yang lebih lebar kalau ada orang yg memakai kursi roda.
Transportasi di sini sangat mudah, kita hanya perlu membeli tiket. Kita bisa membeli tiket tersebut langsung di atas bus atau di counter-counter khusus. Yang saya ketahui, ada dua jenis tiket di Australia, satu namanya Myki card dan satu lagi namanya Metlink card atau metcard. Beda yang sangat mendasar adalah pada system penggunaannya. Myki card cukup di dekatkan saja ke sebuah mesin pemindai di dalam bus atau tram, dan tunggu ada bunyi klik dan itu artinya kartu kita sudah terindentifikasi. Sementara untuk metcard, kita harus memasukkannya ke dalam sebuah mesin pemindai juga, sama seperti memasukkan kartu atm ke mesin atm, kemudian kartu tersebut keluar lagi.Tiket tersebut bisa berlaku untuk satu hari atau satu bulan, tergantung yang kita pesan, jadi hati-hati jangan sampai hilang. Tapi kabarnya metcard tidak berlaku lagi mulai bulan depan entah apa alasannya, saya juga tidak tahu.Untuk orang Australia disediakan kartu khusus yang dinamakan dengan consession card. Ini merupakan penghargaan buat mereka. Kartu ini lebih murah dan mungkin punya keistimewaan lainnya. Dan ada lagi kartu khusus untuk orang yang sudah pensiun.
Di kota ini juga banyak pejalan kaki, karena dari satu halte ke halte lainnya tentu kita harus jalan. Lalu bagaimana kalau kita mau menyeberang dengan kendaraan yang begitu padat? Jawabannya yaitu tidak usah khawatir, karena di setiap persimpangan disediakan tempat khusus untuk menyeberang bagi pejalan kaki. Jika kita mau menyeberang, maka kita harus menekan sebuah tombol untuk menyebarang. Tombol tersebut terletak disebuah tiang di tiap2 penyeberangan. Begitu kita tekan mungkin kita harus menunggu dulu, nanti setelah keluar tanda lampu hijau yang bergambar orang sedang berjalan dan diiringi dengan suara khas dari lampu tersebut maka kita boleh menyeberang dan tidak satu kendaraan pun yang melintas lagi, jadi jangan takut ketabrak. Kenapa harus ada suara padahal sudah ada tanda untuk menyeberang? Dosen kami menjelaskan bahwa suara tersebut dibuat agar orang buta yang tidak bisa melihat lampu tersebut dapat mengetahui waktu untuk menyeberang dari suara tersebut.
Demikianlah gambaran singkat tentang system transportasi di Australia, terutama di Victoria. Semuanya dikelola dengan sangat baik dan teratur. Sangat jarang terjadi kemacetan. Semoga di masa yang akan datang Negara kita tercinta dapat membangun transportasi seperti ini dan kalau bisa lebih baik lagi. Amiin.
Read More......
Posted by
irman
at
7:56 PM
Tak terasa ternyata sudah lebih dari dua minggu saya berada di Australia. Sebelum saya tiba di Australia saya pernah membayangkan dan mengira-ngira tentang kehidupan di Australia, termasuk mengenai tempat tinggal saya. Apa yang saya bayangkan dulu ternyata banyak yang berbeda dari kenyataan yang saya alami disini.
Tempat tinggal saya terletak di Mount Waverley suburb di Victoria, Melbourne. Menurut saya, rumah ini lumayan bagus, baik dari segi arsitekturnya (modelnya) maupun dari segi tata ruangnya. Ada taman di depan walaupun tidak terlalu banyak tanaman yang saya lihat tumbuh disitu. Di belakang juga terdapat taman yang lumayan luas, ini juga tidak ada tanaman besar seperti bunga, pohon dll, tapi rumput di taman tersebut tumbuh dengan sangat rapi, nampak seperti lapangan bola, mungkin taman ini sering dipergukan anaknya untuk latihan bola, karena memang anak dari bapak kos saya hobi banget main bola.
Di rumah inilah saya menghabiskan waktu untuk istirahat untuk melepas lelah, nonton tv, dan bercerita dengan tuan rumah. Saya sudah merasa bahwa saya merupakan bagian dari keluarga mereka. Saya cukup menikmati tinggal di sini. Mudah-mudahan tidak ada masalah sampai saya kembali ke Indonesia nantinya.
Read More......
Posted by
irman
at
11:22 PM





